WELCOME TO SMP NEGERI 1 SINGOSARI

Riwayat dulu dan sekarang

Sudah menjadi rahasia umum kalau SMP Negeri 1 Singosari adalah sekolah favorit di Singosari. Tidak heran, sebab berbagai macam penghargaan pernah didapatnya. Tentu saja hal tersebut menjadi kebanggaan tersendiri bagi siswa-siswi yang pernah dan sedang menuntut ilmu disini. Begitu juga dengan guru serta staf tata usahanya. Namun, jangan pernah mengaku bangga kalau tidak tahu sejarah berdirinya sekolah ini.

Dulu ceritanya……

Alkisah, Bapak Gunawan, salah satu pendiri SMP Negeri 1 Singosari yang berhasil dihubungi crew bercerita bahwa sekolah ini berdiri sekitar tahun 1966. sejak awal sudah bertempat di Jalan Raya no 1 Singosari. Saat itu SMP Negeri 1 Singosari masih menjadi filial SMP Negeri 3 Singosari dan dipimpin oleh kepala sekolah yang sama. Tidak lama, SMP Negeri 1 Singosari mempunyai kepala sekolah sendiri yang bernama Bapak Jupiono.

Menurut data yang diperoleh, pendiri SMP Negeri 1 Singosari, yang dulu bernama SMP Negeri 1 Singosari, bernama Bapak Imam Agung. Beliau diizinkan untuk mendirikan bangunan SMP Negeri ini dengan gedung berdinding tembok setengah batu dan beratap genting. SMP ini didirikan diatas tanah R.v.0.No.2513, yang terletak didaerah Pagentan di tepi jalan propinsi di dalam ibukota sistenan Singosari, Malang. Tanah tersebut adalah tanah milik Negara dengan luas kurang lebih 1460 meter persegi yang terletak di Kelurahan Candirenggo Kecamatan Singosari. Depdikbud memohon hak pakai atas tanah ini.

Salah seorang mantan Kasubag TU SMP Negeri 1 Singosari, yaitu saudara Soeradji, menjelaskan bahwa kurang lebih tahun 1979 Armed mendirikan lapangan volley di tanah belakang SMP Negeri 1 dan pihak SMP dapat menggunakannya dengan dalih pinjam pakai. Kodam V Brawijaya telah menguasai tanah tersebut sejak tahun 1993 seperti pada gambar yang dibuat oleh kantor Pendaftaran Pengawasan Pendaftaran Tanah, tanggal 23 April 1963. Dengan begitu SMP Negeri 1 Singosari mengajukan perijinan pinjam pakai kepada Pangdam V Brawijaya untuk mempergunakan tanah tersebut sebagai sarana olahraga. Akhirnya, lapangan tersebut menjadi bagian dari SMPN 1 Singosari. Dahulu, Sekolah yang berada di kompleks SMP Negeri 1 Singosari adalah sekolah dasar. Sekolah tersebut menempati wilayah yang sekarang digunakan sebagai ruang elektro, ruang kelas I F, I G, II G dan Mushola. Kemudian SD tersebut dipindah dan sekarang menjadi SDN Candirenggo I.

Bapak Gunawan yang kelahiran ponorogo, 24 September 63 tahun silam ini mengatakan bangunan SMP Negeri 1 Singosari sekarang lenih baik dibandingkan saat ia pertama kali mengajar disana. Menurutnya, saat itu hanya ada 4 ruangan yaitu ruang guru dan 3 ruang kelas. Tekstur halaman sekolah juga tidak datar seperti sekarang, melainkan miring. Kondisi itu memaksa siswa saat itu dan beberapa guru bekerja bakti setiap minggu untuk meratakan halaman sekolah. Tidak hanya itu, pengajar juga rela menyisihkan sebagian gajinya untuk membangun kelas-kelas, antara lain yang sekarang menjadi kelas III G, III F dan II G.

Lalu bagaimana dengan proses belajar mengajarnya? Bapak Gunawan yang pernah ikut berjuang dengan Tentara Republik Indonesia Pelajar ini menyebutkan, saat itu jumlah siswa tiap kelas tidak seperti sekarang, yang mencapai 48 siswa. Dulu, tiap kelas hanya diisi 35 siswa. Terbatasnya buku pelajaran, membuat beberapa guru mengarang buku pelajaran sendiri. Namun hal ini tidak menyurutkan langkah mereka saat itu untuk mencerdaskan siswa-siswinya. Mata pelajaran yang diajarkan saat itu antara lain Sejarah Indonesia, Sejarah Internasional, Geofisika, Aljabar, Koperasi, Menyanyi, Ideologi Negara, dan Ilmu Alam. Beberapa diantaranya masih diajarkan sampai sekarang hanya saja dengan nama berbeda. Yang berbeda lagi adalah fungsi BP saat itu. Awalnya, BP menangani siswa-siswi yang berbakat dalam satu bidang tertentu dann memberi support padanya untuk mengembangkan. Tetapi BP sekarang identik dengan penasehat anak bermasalah.

Salah satu prestasi yang membanggakan, saat SMP Negeri 1 Singosari yang telah membuat 3 sendratari antara tahun 1968-1969, memainkan kesenian tersebut tidak hanya dihalaman sekolah tetapi juga di lapangan Tumapel. Sendratari yang dimainkan oleh 144 putri dan 120 putra. Salah satu adegan yang paling berkesan adalah saat raja Jayakatwang memotong telinga utusan Kubilai Khan. Bupati Malang yang saat itu menonton merasa was-was, takut kalu adegan itu menyinggung warga keturunan cina. Meski begitu, SMP Negeri 1 Singosari mendapatkan penghargaan Parasamnya Punakarya Nugraha atas keberhasilan sendratari tersebut.

Sekarang, lain lagi……….

SMP Negeri 1 Singosari sudah mengalami banyak perubahan semenjak pertama kali berdiri dan beroperasi. Kini, SMP Negeri 1 Singosari sudah memiliki 27 rungan kelas yang bias menampung sekitar 34 siswa. Satu ruang guru, ruang Kepala Sekolah dan bimbingan konseling. Kemudian masih ada kamar mandi yang cukup representative, ruang OSIS, ruang satpam dan dapur sekolah. Ada pula ruang untuk menunjang kegiatan ekstra kulikuler seperti pramuka, jurnalistik, PD, band dan karawitan. Juga tersedia laboratorium biologi dan fisika, elektro, bahasa dan computer. Ditambah lagi fasilitas seperti koperasi, kantin, UKS, perpustakaan dan mushola. Untuk olahraga tersedia lapangan basket dan lapangan volley. Bagaimana, cukup lengkap bukan?  Hingga saat ini sudah tak terhitung banyaknya prestasi yang pernah didapat. Diantara dalam lomba pelajar teladan, speech contest, pramuka, PMR dan masih banyak lagi. …

Saat ini SMP Negeri 1 Singosari memiliki 57 orang guru, 12 pegawai administrative dan 10 pembina ekstra kurikeler. Dengan Sapto Suprajatmo S.pd sebagai Kepala Sekolah dan Endik Yuliasto, Spd sebagai wakilnya. Dan kini SMP Negeri 1 Singosari telah menjadi Sekolah Standar Sasional (SSN), dan tidak itu saja mulai dari tahun ajaran 2008-2009 juga telah menjadi RINTISAN SEKOLAH BERSTANDAR INTERNASIONAL (RSBI) dan sudah memiliki sister-school yaitu HENDERSON SECONDARY SCHOOL Singapura, Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi direktorat terhadap RSBI seluruh Indonesia SMP Negeri 1 Singosari menduduki peringkat 6 se-Indonesia diharapkan makin banyak lagi perubahan untuk SMP Negeri 1 Singosari. Yaahh, kita tunggu saja…

Thanks for all

* - Required Fields

Name*


Email*


Website


AntiSpam Challenge:1+1 = ? *

[Just to prove you are not a spammer]


Message*